Select Page

Penggunaan barang berbahan plastik memang sulit untuk dihindari dan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Karena sifatnya yang ringan, mudah ditemukan, dan kuat menjadikan plastik praktis untuk digunakan.

 

Hal tersebut tak jarang membuat konsumsi plastik di rumah menjadi berlebihan sehingga sampah yang dihasilkan pun seringkali menumpuk.

Sampah plastik dikenal sangat sulit untuk diurai, butuh puluhan sampai ratusan tahun untuk sampah plastik terurai secara alami. Sampah plastik yang menumpuk tanpa disadari juga berbahaya dan dapat mengancam kesehatan serta keseimbangan lingkungan sekitar.

Meski penggunaan plastik sangat sulit dihindari, namun sangat mungkin untuk dikurangi terutama dengan mengubah kebiasaan kecil di rumah. Upaya apa saja yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi sampah plastik?

Bawa tas belanja

Jika Anda terbiasa menggunakan tas belanja plastik, mulai sekarang cobalah gunakan tas belanja yang dapat digunakan kembali. Anda bisa memilih model tas tote bag atau eco bag berbahan kanvas atau kain yang mudah dilipat sehingga mudah disimpan.

 

Cara ini mungkin terlihat kecil namun, dengan membiasakan diri untuk membawa tas belanja, Anda tidak hanya dapat mengurangi tumpukan tas plastik saja, tapi juga menghemat biaya penggunaan plastik yang sering Anda temui jika berbelanja di supermarket.

Tempat makan dan botol minuman

Selain membawa tas belanja, untuk mengurangi sampah plastik, ada baiknya bawa juga selalu kotak makan dan botol minuman yang dapat digunakan kembali.

 

Cara yang satu ini bukan hanya mengurangi sampah plastik tapi juga dapat membuat Anda terhindar dari bakteri dan virus berbahaya yang berpotensi terdapat pada kemasan makanan atau minuman yang dijual di pasaran.

Makanan dalam wadah kaca 

Dengan menyimpan makanan di dalam wadah kaca, Anda bukan hanya dapat mengurangi penggunaan kemasan berbahan plastik, tapi juga ikut menjaga kualitas makanan yang Anda konsumsi.

 

Material kemasan kaca cenderung lebih aman dan sehat dibandingkan wadah plastik yang berbahaya.